Categories
Aturan

Hukum Mengenai Larangan Bermain Judi Online Perspektif Islam

Dominoqq – Permainan judi sudah lama dilarang di Indonesia, walalupun pada zaman dahulu permainan judi sempat di perbolehkan ada di Indonesia. Saat ini sudah ada undang-uadang yang melarang permainan judi, yang barang siapa ketahuan melakukan perjudian maka dia akan mendapatkan hukuman dan juga denda.

Meskipun bermain judi online persfektif islam ini dilarang di Indonesia namun, faktanya hingga saat ini permainan judi masih banyak dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Namun, berbeda dengan zaman dulu, paermainan judi saat ini dilakukan secara online, dengan menggunakan internet. Semua orang lebih memilih permainan judi online karena judi online terbilang lebih aman.

Dengan maraknya permainan judi online ini membuat perjudian di Indonesia bukannya hilang namun malah semakin maju. Banyak sekali para pembisnis judi yang bermunculan ntuk menjadi bandar judi online. mereka memfasilitasi sebuah website yang nantinya digunakan untuk bermain judi online. dengan adanya situs judi online saat ini, tentunya akan menyulitkan para polisi untuk menangkap para pelaku judi online.

Namun, tahukan kamu sebenarnya apa sih yang membuat perjudian itu dilarang? Dan bagaimana hukum bermain judi online persfektif islam? Mau tahu jawabannya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan kamu baca artikel ini, karena kami sudah merangkum pembahasan mengenai hukum judi online dibawah ini.

Sebenarnya perjudian tak hanya dilarang di Indonesia namun juga di negeri-negara lain pun juga banyak yang melarang hal ini. Menurut islam judi pun juga dilarang, dalam al-qur’an perjudian sangat dikutuk, karena dalam perjudian sering menimbulkan permusuhan, saling merugikan dan sering membuat orang terlena dan tidak mengingat Allah SWT.

Bermain judi online dalam perspektif islam, judi lebih sering dikenal dengan sebutan maisir. Dalam maisir atau judi tak hanya membuat taruhan dalam bentuk uang saja, namun juga bisa berbentuk asset lain seprti mobil, rumah, atau barang berharga lainnya. Jumlah yang ditaruhakan dalam perjudian tak sedikit, itu sebabnya jika kalah bertaruh maka akan mengalami kerugian yang sangat besar. Nah karena itulah kenapa judi dilarang dalam islam.

Sebelum adanya peraturan undang-undang yang melarang praktek judi dominoqq di Indonesia, sebenarnya islam sudah melarang segala praktek judi atau maisir ini sejak dulu. Dalam islam segala bentuk permainan yang berifat untung-untungan dan terdapat unsur taruhan itu dilarang. Tak hanya judi yang biasa dilakukan hal ini juga berlaku terhadap judi online. karena judi konvensional dan judi online itu sama saja tetap perjudian. Hanya saja bedanya permainan judi online dilakukan melalui sebuah website atau situs judi yang di akses melalui online.

Bermain judi online perspektif islam tadi sama halnya dengan maisir, rasulullah juga melarang maisir dalam jual beli. Rasulullah melarang jual beli dengan kerikil atau jual beli suatu barang yang dihitung atau di tentukan dengan melempar kerikir seberapa jauh kerikil itu maka itulah yang dibeli.

Dan juga rasulullah melarang jual beli gharar yang dimana gharar ini mengandung ketidak jelasan seperti yang disebutkan oleh rasulullah SAW peraktek gharar tersebut seperti membeli ikan yang masih ada di air, praktek jual beli tersebut dilarang dalam islam karena mengandung penipuan yang nantinya akan merugikan salah satu pihak baik penjual ataupun pembeli.

Istilah maisir menurut pandangan para ulama, pertama menurut hasbi ash-shiddieqy yang mengatakan ia mengartikan judi sebagai segala bentuk permainan yang ada wujud kala menangnya, dimana pihak yang kalah harus memberikan sejumlah uang taruhan atau bisa juga dalam bentuk barang yang ditaruhakan kepada pihak yang memenangkan taruhan. Dan hal ini tentunya akan merugikan bagi pihak yang kalah dalam bermain judi online perspektif islam.

Menurut imam syafi’I, beliau mengatakan dalam sebuh kitabnya yang berjudul al-iqna juz II, yang berisi apa bila ada dua orang yang melakukan lomba pacuan kuda dan didalamnya mereka brua memasang taruhan Bersama-sama maka hal tersebut hukumnya dilarang atau tidak boleh.

Namun, menurut iman syafi’I kecuali apa bila kedua orang tersebut memasukan muhalil, maka hal tersebut di perbolehakan dalam islam apabila kuda yang dipakai tersebut sepadan dengan kedua pemain pacuan kuda tersebut. Dimana pihak ketika berperan sebagai pihak penengah bermain judi online perspektif islam atau yang biasa disebut dengan muhallim karena dia adalah pihak yang dapat menghalalkan akad dan membuat permainan tersebut menjadi tidak diharamkan.

Dalam islam pelaku perjdudian akan dihukum dengan diberi sanksi berupa ta’zir. Tak’zir merupakan hukuman yang berlaku bagi semua orang yang melakukan kejahatan yang masih berakal. Hukum atau sanksi ini tidak ada yang dibeda-bedakan baik itu perempuan atau laki-laki, orang yag kafir maupun orang muslim jika semua orang melakukan kemungkaran atau perbuatan yang tidak diperbolehkan dalam islam maka mereka patut diberikan sebuh sanksi berupa ta’zir ada mereka tidak mengulangi perbuatan yang dilarang lagi dikemudian hari.

Menurut H.S muchlis, seseorang dapat dikatakan sudah melakukan perjudian jika dia telah memenuhi unsur kusus, terdapat dua unsur yang membuat seseorang dapat dikatakan telah melakukan perjudian pertama, ada pihak yang minimal dua orang yang melakukan taruhan dan yang menang nantinya akan dibayar oleh pihak yang kalah sesuai dengan perjanjian, entah itu uang maupun barang. Jadi bermain judi online perspektif islam yang ada unsur tersebut dilarang.

Kedua, jika kemenangan atau kekalahan seseorang dikaitkan dengan selesainya suatu kegiatan atau peristiwa yang berada di luar pkekuasaan dan juga tidak diketahui oleh para pelaku taruhan. Berdasarkan kedua unsur tersebut jika mengandung keduaya maka itu haram dan tidak boleh dilakukan.

Nah itulah hukum bermain judi online perspektif islam, yang dimana dalam islam sangat melarang perbuatan judi atau maisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *